Masaraya 2018: Pameran Karya Eksperimental Mahasiswa DKV ITB

/, Posts, Uncategorized/Masaraya 2018: Pameran Karya Eksperimental Mahasiswa DKV ITB

Masaraya 2018: Pameran Karya Eksperimental Mahasiswa DKV ITB

“Terkadang kita harus menjadi masa lalu, untuk memperlihatkan betapa kontrasnya dunia ideal di masa depan”

Hal ini menjadi salah satu perspektif unik yang diusung menjadi visualisasi ‘Masaraya’ Pameran Karya eksperimental DKV ITB.

Berangkat dari kegelisahan mahasiswa yang merasa dianggap bahwa bidang keilmuan DKV masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat karena kurangnya pengetahuan masyarakat Indonesia tentang bidang keilmuan dan keahlian DKV, sehingga memicu munculnya istilah-istilah seperti ‘jurusan bisa gambar’. Hal ini menjadi tantangan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat melalui siasat kreatif, pencerdasan mengenai bidang keilmuan DKV yang dikemas menjadi sebuah acara pameran yang menunjukan bahwa DKV ITB dapat melihat kehidupan dengan perspektif yang baru, menciptakan hal yang luar biasa, out of the box, visioner, dan imajinatif, sehingga pameran ini dapat menginspirasi dan membuka pikiran masyarakat Indonesia mengenai pandangan stereotip DKV

Masaraya sendiri merupakan gabungan dari kata ‘Masa’ dan ‘Raya’. Penggunaan kata ‘Masa’ didasarkan pada pengertiannya yang menunjukan zaman sebagai setting waktu yang digunakan. Dan ‘Raya’ memiliki arti kata ‘besar’ dan ‘perayaan’ yang juga berarti ‘pesta (keramaian)’ untuk merayakan suatu peristiwa. Secara kesatuan, nama ini menggambarkan masa dunia yang ideal dengan berbagai hal luar biasa didalamnya yang dapat selalu dirayakan oleh masyarakatnya. Secara utuh, pameran Masaraya mengadirkan fenomena, isu, fakta, informasi dan aspirasi yang terjadi pada masyarakat atas peran penting desain dalam memberikan inovasi dan perubahan dari hal-hal yang biasa kita lihat sehari-hari menjadi luar biasa. Pameran ini dapat membuka persepsi masyarakat mengenai keseimbangan aspek-aspek kehidupan yang dapat membangun dunia yang ideal (Utopia) melalui hasil karya desain yang disajikan.

Awal perjalanan Masaraya dimulai dari Launching Logo, ‘Bala Sukaria’ di CFD Dago, ‘Kelas Sukaria’ Workshop Watercolor bersama Elfandiary dan Workshop Digital Painting bersama Alvinxki, yang membawa pada akhir perjalanan di puncak acara Pameran. Penyelenggaran puncak acara Masaraya di Gedung Gas Negara, Braga dari tanggal 9 hingga 11 Februari ini mendapat antusiasme pengunjung sebanyak 3550 orang selama tiga hari dalam rangakaian acara puncak perayaan, dimulai dari penayangan video mapping dan perform dari TPB FSRD 2017 pada opening hari pertama.

Kemudian dilanjutkan Talkshow yang mengusung ‘Future Graphic Design’ yang mengupas tuntas desain grafis masa lampau, kini dan masa depan bersama Ismiaji Cahyono dari DGI dan Agra Satri dari MATA Studio. Talkshow ‘Art x Design’ yang mengupas tuntas persinggungan desain dan seni, bagaimana kedua variabel tersebut saling mempengaruhi, serta potensi apa yang mungkin dapat dihasilkan dari kolaborasi keduanya, bersama Morfosic Studio, Andi Rahmat dari Nusae, dan Ira Carella dari Thinking*room. Selain itu juga ada launching E-book buku anak bersama The Asia Foundation dan DKV FSRD ITB yang menyajikan konten buku anak dalam platform digital agar budaya membaca yang dibiasakan sejak dini tetap berkembang mengikuti perubahan dunia digital, yang diselenggarakan dalam rangakaian acara pada hari kedua.

Pada hari terakhir, diselenggarakan talkshow ‘Advanced Design’ bersama Plexus Techdev, Monoponik Studio dan Pot Branding House yang membahas bagaimana kemajuan dan perkembangan teknologi memungkinkan desainer untuk memaksimalkan eksplorasinya ke berbagai media dan bahan. ‘Behind the Project’, berbincang-bincang bersama Andi Rahmat dari Nusae, Gumpita Rahayu dari Tokotype, dan Aswin Sadha dari Thinkingform tentang proses kreasi dan karya yang mereka buat, serta Kreavi Talks ‘Optimizing Digital Media for Creator’ yang mengajak berdiskusi serta mengeksplorasi ide-ide kreatif yang dapat berdampak positif melalui media digital bersama Anto Motulz dan Muhammad Hidayat, dan tak lupa dengan ‘Bincang-Bincang Grand Design Masaraya’ bersama tim Kreatif Masaraya dan juga Workshop ‘Marbling on Pouch’ bersama teman-teman dari himpunan ‘Terikat’ Kriya ITB.

Selain mendapat pengalaman langsung berinteraksi dengan karya mahasiswa yang mengangkat pendekatan eksperimental, pengunjung juga dapat mengikuti talkshow, menyaksikan Live Drawing dari Ganesh ‘gdg_artwork’, Maghfira ‘ohprcr’, mengunjungi ‘Wahana Masaraya’, Tenant dan juga mencoba bermain di ‘Boardgame Corner’ yang berkolaborasi bersama Manikmaya, Morfosic Studio, Vistalab, Veira Tochi, Demeira Nusantara, dan Coralis Studio.

Berdasarkan tujuan awal penyelenggaraan pameran yaitu untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap bidang keilmuan DKV, karya-karya yang di pamerkan pada ruangan yang terdiri dari lima kategori; Sosial, Spiritual, Ekologi, Budaya dan Teknologi ini mengajak pengunjung untuk berinteraksi dan merasakan pengalaman eksperimental mereka sendiri. Salah satu karya eksperimental yang di pamerkan adalah, karya “Gui(light)y Pleasure” dari Putik, yang mengangkat fenomena sosial yang dekat dan sering dialami oleh orang-orang disekitar kita. Karya dengan media El Wire on Acrylic yang dipadukan dengan ilustrasi dan lampu neon ini merupakan ‘refleksi dan sindiran untuk aku, untuk kamu, untuk dia’ tentang isu sosial media, relationship, kesehatan dan persepsi cantik dikalangan perempuan.

Selain itu juga ada karya “Past Future” oleh Fadila, Dimas, dan Celine yang mengolah typography zaman kolonial Belanda dengan menambah beberapa karakter material dan visual yang menunjukan unsur kebaruan melalui kolaborasi unsur lampau dan modern.

Dua dari enam karya tersebut dibahas lebih lanjut dalam ‘Bedah Karya’, selain untuk menjelaskan konsep karya, pengunjung pun juga bisa menambah wawasan proses berkarya dalam pembuatan pameran ini.

Kini, walaupun Masaraya sudah berakhir, namun harapan kami agar masyarakat mewujudkan dunia Ideal dengan cara pandang, dan pikiran yang lebih terbuka akan tetap selalu ada 🙂

By |2018-02-22T09:05:45+00:00February 21st, 2018|Light, Posts, Uncategorized|Comments Off on Masaraya 2018: Pameran Karya Eksperimental Mahasiswa DKV ITB

About the Author: