DKV Zine Festival 2018

///DKV Zine Festival 2018

DKV Zine Festival 2018

Selama tiga bulan terakhir, Redaksi Titik Dua mendapat kesempatan untuk membuat mini magazine. Kegiatan ini diusul oleh Kak Olin—sapaan akrab Caroline F. Sunarko—mahasiswa S2 Institut Kesenian Jakarta. Kak Olin merangkul lima universitas yang memiliki jurusan Desain Komunikasi Visual, yang meliputi Institut Kesenian Jakarta, Universitas Trisakti,  BINUS University, Universitas Pelita Harapan, dan Universitas Tarumanagara. Masing-masing universitas membuat satu zine untuk menjadi thesis beliau.

Sebagian besar dari universitas-universitas tersebut sudah memiliki redaksi yang mewakili jurusan maupun kampus mereka, seperti yang sudah diketahui Redaksi Titik Dua mewakili BINUS University dan Artmax Magazine dari Universitas Tarumanegara.

Di sela-sela proses produksi-pun juga terdapat workshop yang diadakan pada tanggal 14 Juli 2018,di Astragraphia, Jakarta Pusat. Astragraphia menjadi salah satu sponsor dalam pembuatan zine. Astragraphia adalah distributor ekslusif Fuji Xerox dari Jepang untuk Indonesia. Kini Astragraphia menjadi perusahaan penyedia peralatan kantor dan jasa layanan purna jual.  Selain itu, Paperina ikut turut menjadi sponsor dalam kegiatan kali ini dengan memfasilitasi material dan jumlah kertas yang dibutuhkan masing-masing perwakilan universitas.

DKV Zine Festival 2018 merupakan acara puncak dalam kegiatan kali ini, yang berlangsung pada tanggal 15 Agustus 2018 di gedung Teraseni, Pascasarjana IKJ (Institut Kesenian Jakarta). Acara ini dirangkap menjadi dua sesi yaitu acara pameran dan workshop. Dalam acara ini, masing-masing perwakilan universitas diberikan kesempatan untuk menunjukan hasil zine yang sudah dibuat selama tiga bulan terakhir. Tiap universitas memiliki tema dan pendekatan yang berbeda-beda, sehingga pameran lebih bervariasi dan berperan besar dalam  membangun koneksi dan kinerja sesama mahasiswa DKV.

Selain pameran, DKV Zine Festival 2018 mengadakan workshop dimana masing-masing dari anggota redaksi diberikan kesempatan  untuk membuat personal zine. Peserta diberi arahan dan peralatan seperti kertas, pensil dan spidol, yang akan membantu para peserta dalam membuat zine tersebut. Tema dalam workshop zine tersebut yaitu mengangkat suatu topik yang disukai para peserta, sehingga karya yang dibuat lebih personal, baik isi maupun struktur zine tersebut. Para peserta dilatih untuk membuat suatu kreasi zine yang diharapkan menjadi inspirasi dan bahan pembelajaran. Acara yang berlangsung dari pukul 12.00 itu, berakhir pada pukul 16.00, kemudian ditutup dengan foto bersama komponen penyusun acara, mulai dari tim redaksi dari masing-masing kampus, sponsor untuk acara, hingga media partner.

Sesuai dengan sifat Zine, sederhana, kreatif, dan fun, Redaksi Titik Dua mengusung konsep Mini Magazine sebagai bentuk sederhana dari Majalah Produk Redaksi Titik Dua edisi  terdahulu. Kak Olin menerapkan tema besar untuk projek kali ini yaitu “DKV kita, hanya ikut arus atau berani disruptif?”, maka lahirlah tema yang diusung oleh tim Redaksi Titik Dua yaitu “Ecounter the Stream”. Kami menyajikan konten lebih sederhana dan mudah dicerna, mengingat target pembaca kami adalah freshmen jurusan DKV. Sesuai arti dari tema Redaksi Titik Dua edisi ke – 8 ini yaitu “Encounter The Stream” yang artinya “melawan arus”, kami ingin mengajak mahasiswa DKV untuk bergerak cepat, dan memiliki inisiatif. Bahasan lebih lengkap akan kami lampirkan link majalah kami disini

Jurnalis: Margareta

Editor:  Deynadia Ali, Faizah Amrina

Picture Source: Elvira Yesica G

By |2018-10-15T20:04:43+00:00October 15th, 2018|Light, Posts|Comments Off on DKV Zine Festival 2018

About the Author: