Light

//Light

20 Tahun Kuldesak Dari Pandangan Riri Riza

“Kuldesak merupakan satu awal, satu pengingat bahwa kita akan selalu bisa bertahan kalau kita punya sesuatu yang kita percaya. Kalau menurut saya, ini adalah film yang sangat menarik. Judulnya Kuldesak, yang artinya jalan buntu. Akan tetapi, film ini menjadi pembuka untuk saya dan masyarakat luas. Bukan kita saja sutradaranya, tapi masyarakat luas juga. Seperti [...]

By |2019-04-23T19:26:53+07:00April 23rd, 2019|Light, Posts|Comments Off on 20 Tahun Kuldesak Dari Pandangan Riri Riza

Concept of LoFe

Cinta.   Apa yang pertama kali muncul di pikiran ketika mendengar kata tersebut?   Sebuah perasaan yang tak berujung tanpa ada penjelasan konkrit. Tentu kita semua pernah merasakannya, entah dalam bentuk fisik atau kenangansekalipun.   Di dalam pameran “Concept of LoFe” yang dibuka pada tanggal 14 Februari 2019, tepat pada Valentine’s Day, merupakan pameran dari salah satu mahasiswa IKJ (Institut Kesenian Jakarta) bernama Atho Faruq Fauzan mengangkat tema cinta sebagai fokus utama pameran ini. Atho ingin mengekspresikan berbagai sudut pandang yang berbeda tentang cinta, dan bagaimana setiap orang memiliki konsep sendiri tentang cinta/perasaannya. Mahasiswa kelahiran Jakarta pada tahun 1995 ini bukan menampilkan hasil karyanya melalui pameran ini, melainkan mengumpulkan berbagai barang atau benda dari teman-temannya yang memiliki kenangan tersendiri dari pengalamannya tentang cinta.   Cinta. Memori. Kebendaan.   Tiga kata yang mendeskripsikan “Concept of LoFe”.   Sebagian orang tidak bisa menyuarakan dirinya sendiri tentang arti cinta. Dalam pameran ini, Atho ingin masyarakat memiliki pola pikir yang lebih terbuka tentang apa itu cinta. Dari benda-benda kecil seperti surat yang berisi ucapan selamat lulus, buku novel yang diselipkan sebuah tulisan pernyataan cinta, sebuah tabir surya yang meninggalkan kenangan indah, baju yang pernah dipinjamkan doi, dan banyak benda kecil lainnya yang mungkin tidak berarti apa-apa bagi orang lain, tetapi berarti segalanya bagi sang pemilik benda tersebut. Semua benda yang tak terduga muncul di pameran ini, membuat pengunjung ikut terjun ke polapikir baru tentang cinta. Cinta itu unik, bukan?   Benda-benda ini dirangkai dalam beberapa sudut di dalam ruangan pameran tersebut disesuaikan dengan fase-fase yang ada dalam [...]

By |2019-03-29T21:50:42+07:00March 28th, 2019|Light|Comments Off on Concept of LoFe

NOOR

"Noor" adalah sebuah judul pameran tunggal, menampilkan karya-karya Baron Basuning yang dipamerkan di Galeri Nasional Jakarta Pusat, sejak tanggal 8 Januari hingga 8 Februari 2019. Erros Djarot, selaku teman dekat dari Baron Basuning, membuka pameran ini sambil menjelaskan bahwa acara ini digelar sebagai bentuk nostalgia dari Baron akan pameran tunggal pertamanya. Saat itu, tepatnya [...]

By |2019-02-20T20:47:38+07:00February 20th, 2019|Light, Posts|Comments Off on NOOR

Memahami “Kaum Mata Kancing”

I Putu Adi Suanjaya yang biasa disebut Kencut adalah pelaku dari kejeniusan pameran 23 lukisan dan 3 boneka kontemporer yang dipamerkan di Kopi Kalyan Cikajang, Jakarta Selatan. Ia adalah seorang pelukis kontemporer lulusan Institut Seni Indonesia ( ISI ) Yogyakarta yang lahir di Bandung pada tanggal 25 September 1994. “Kaum Mata Kancing" merupakan pameran [...]

By |2019-02-13T19:58:08+07:00February 13th, 2019|Light, Posts|Comments Off on Memahami “Kaum Mata Kancing”

Design Life with Integrity

Design bukan hanya sekedar kegiatan menuangkan ide kreatif saja, dibutuhkan perencanaan matang dan detail layaknya koki sedang memasak. Hal itulah yang diyakini oleh Nico A. Pranoto, seorang branding-consultant dan creativepreneur dibidang identity/ desain grafis yang juga pendiri studio “the designkitchen”. Lewat konsep pemikiran, perjalanan dan pengalamannya di industri kreatif selama kurang lebih 25 [...]

By |2018-12-14T19:51:11+07:00December 14th, 2018|Light, Posts|Comments Off on Design Life with Integrity

Mengintip Kisah-Kisah yang Dibalut Dalam Seni Kontemporer

Indonesian Contemporary Art And Design (ICAD) merupakan pameran yang satu-satunya menampilkan kolaborasi antara industri desain, seni, teknologi, perhotelan, hiburan, fotografer, desainer grafis, videografer, dan masih banyak lagi. Pameran ini diselenggarakan oleh Indonesia Design+Art Foundation yang dibentuk oleh sekelompok desainer. Pameran telah diselenggarakan untuk yang kesembilan kalinya setelah pertama kali diadakan pada tahun 2009 hingga [...]

By |2018-12-05T19:55:34+07:00December 5th, 2018|Light, Posts|Comments Off on Mengintip Kisah-Kisah yang Dibalut Dalam Seni Kontemporer

Does Originality Really Even Matter?

Rukii Naraya atau yang akrab dikenal dengan Komikrukii adalah seorang seniman yang aktif membagikan karyanya melalui sosial media khususnya melalui platform Instagram. Rukii Naraya yang memiliki latar belakang pendidikan sastra, ia berhasil mengambil perhatian massa melalui komik yang mampu menceritakan suatu kejadian atau isu yang sedang terjadi. Melalui pengalamannya, Rukii Naraya berbagi sudut pandangnya [...]

By |2018-11-28T20:01:17+07:00November 28th, 2018|Light, Posts|Comments Off on Does Originality Really Even Matter?

DKV Zine Festival 2018

Selama tiga bulan terakhir, Redaksi Titik Dua mendapat kesempatan untuk membuat mini magazine. Kegiatan ini diusul oleh Kak Olin—sapaan akrab Caroline F. Sunarko—mahasiswa S2 Institut Kesenian Jakarta. Kak Olin merangkul lima universitas yang memiliki jurusan Desain Komunikasi Visual, yang meliputi Institut Kesenian Jakarta, Universitas Trisakti,  BINUS University, Universitas Pelita Harapan, dan Universitas Tarumanagara. Masing-masing [...]

By |2018-10-15T20:04:43+07:00October 15th, 2018|Light, Posts|Comments Off on DKV Zine Festival 2018

MasterWork&MasterTalk: Membuat Identitas Karya melalui Pengolahan Referensi

Masterwork Pada tanggal 21 April yang lalu tepatnya di bilangan Jakarta Creative Hub, Masterpiece Magezine kembali mengadakan Masterwork atau lokakarya yang bertemakan “Creatively Sneaky”. Lokakarya ini dibawakan oleh empat pembicara dari Studio Tomodachi, yakni Basith, Jake, Kemas (kemasacil), dan Ikhwan (aftergani). Masterwork kali ini diawali dengan sesi diskusi ringan yang diiringi dengan live [...]

By |2018-05-10T10:35:45+07:00May 9th, 2018|Light|Comments Off on MasterWork&MasterTalk: Membuat Identitas Karya melalui Pengolahan Referensi

Buah Proses Para Seniman Muda dalam Pameran Karya Mixed Feelings 03

Tepat pada 11 April 2018 lalu, pameran Mixed Feelings 03, yang merupakan sebuah project dari Atreyu Moniaga, diselenggarakan di Qubicle Senopati. Pameran ini merupakan pameran ke-empat yang diselenggarakan oleh Atreyu Moniaga, menyusul ketiga pameran (Mixed Feelings 00, Mixed Feelings 01 dan Mixed Feeling 03) yang telah sukses sebelumnya. Proyek ini bertujuan untuk menaungi para [...]

By |2018-05-05T15:00:57+07:00April 14th, 2018|Light, Posts|Comments Off on Buah Proses Para Seniman Muda dalam Pameran Karya Mixed Feelings 03