Ilustrasi Sebagai Alat Komunikasi

///Ilustrasi Sebagai Alat Komunikasi

Ilustrasi Sebagai Alat Komunikasi

Narasumber : Diela Maharani,Jordan Marzuki dan Atreyu Moniaga.

Mengapa ilustrasi semakin relevan di komunikasi visual masa kini? Bagaimana masa depannya di dunia digital yang makin mendatar? Pada tanggal 11 Februari 2017 bertempat di Mobile Museum DGI, diadakan event Illustration Now- a new Course olleh 3 ilustrator professional. Yaitu Diela Maharani,Jordan Marzuki dan Atreyu Moniaga. Pada event ini mereka membahas beberapa karya ilustrasi mereka dan berbagi pengalaman mereka dalam dunia ilustrasi. Mulai dari tantangan yang mereka hadapi,progress kerja,dan bagaimana menggunakan ilustrasi sebagai alat komunikasi.

Bagi Diela,ilustrasi dapat menjadi salah satu alat komunikasi untuk masyarakat. Karena dengan gambar,kita dapat menginterpresentasikan maksud dan tujuan suatu kalimat. Menurut Diela,trend ilustrasi kedepannya akan terus berkembang, tidak terpaku oleh satu style. Karena setiap orang memiliki style yang berbeda beda dalam mengilustrasikan suatu pesan. Inspirasi Diela biasanya ia dapatkan dari majalah ilustrasi,film,dan buku. Ilustrasi menjadi suatu terapi bagi Diela untuk membawa good mood ketika ia sedang bad mood. Biasanya Diela melatih dirinya dengan membaca buku narasi/novel yang sama sekali tidak bergambar,lalu ia mengilustrasikan suatu scene dalam sebuah sketch. Hal itu menurutnya menjadi dasar untuk ilustrasi.

Terkenal dengan karyanya yang cerah dan bergaya eclectic, ilustrasinya sering sekali menggunakan objek wanita yang dikombinasikan dengan bentuk-bentuk sederhana dan warna-warna dasar seperti merah, kuning, hijau, dan biru. Namun, dibalik kesukaanya menggambar perempuan, ternyata Diela punya alasan tersendiri mengapa ilustrasinya mengarah ke style Karena ia tidak bisa menggambar laki-laki,menurutnya ada feel tersendiri ketika ia menggambar perempuan. Bagi Diela originalitas tidak sepenuhnya orisinil. Karena disetiap karya yg kita buat tentunya berasal dari beberapa inpirasi yang pernah kita lihat. Originalitas adalah attitude seseorang yang memiliki manner untuk tidak mencontek karya orang lain baginya.

Berbeda dengan Diela, Jordan Marzuki seorang designer, illustrator dan pembuat film yang terkenal dengan karya-karyanya yang kreatif, sejak kecil ia sudah senang dengan seni dan menggambar, sebuah sketchbook berukuran A2 yang penuh dengan sketsa wajah, mesin hingga tubuh manusia yang ia temukan saat masih kecil membuatnya semakin penasaran untuk terus menggambar. Selain terkenal dengan karya desain grafisnya, ia juga terkenal sebagai pendiri lebel T-shirt “The Balletcats” yang ia ciptakan saat masih kuliah di The Basel School of Design, Switzerland. Berbeda dengan Diela, karya-karya Jordan mengarah ke dunia politik dan meyampaikan pesan untuk masyarakat. “The Balletcats” terinspirasi dari keseharian Jordan yang memang menyukai kucing, ilustrasi yang terdapat di karyanya menjadi pesan untuk masyarakat agar dapat mencintai dan menyayangi binatang.Manifesto pikiran menurut Jordan adalah hal yang menjadi perbedaan perkembangan desain grafis di Indonesia dan di luar negeri. Namun, di Indonesia kini sudah mulai menggunakan peran desain grafis dalam pesan-pesan politik. Menurutnya, Indonesia kini sudah mulai berani secara vokal untuk hal-hal yang berbaur politik. Secara visualisasi sudah tidak ada masalah,tetapi untuk style, menurut Jordan Indonesia belum terlalu tahu jelas arahnya. Untuk sekarang Indonesia masih terus berkembang karena Indonesia memiliki banyak culture yang dapat dipelajari lebih dalam.Selain sebagai graphic designer, Jordan yang pernah bekerja di Leboye ini juga aktif dalam membuat film, beberapa client yang pernah ia kerjakan adalah Ismaya Live, Neo-namora Band, dan Besel Typography Exhibition.

Jurnalis : Maura Zulfa

Editor : Angelika Samara

By | 2017-03-26T12:51:25+00:00 March 2nd, 2017|Light|Comments Off on Ilustrasi Sebagai Alat Komunikasi

About the Author: