ADGI untuk Indonesia

///ADGI untuk Indonesia

ADGI untuk Indonesia

Seminar sharing program ADGI bertajuk “Desain Grafis Untuk Indonesia” bersama Diaz Hendrassukma dari Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) mengenai berbagi pengalaman dengan teman-teman tentang desain grafis yang membawa manfaat baik untuk masyarakat dan kemajuan Indonesia, bekerja sama dengan Bekraf. Seminar di Plaza Desain 2017: Esensi, berlangsung pada hari Jumat, 17 Februari 2017 di Senopati79, Qubicle Center.ADGI memiliki visi untuk bersama-sama menciptakan dunia industri desain grafis Indonesia yang sehat dan membentuk identitas visual Indonesia yang kuat di dalam negeri dan di mata internasional. Tiga komitmen dasar ADGI menjadikan acuan kegiatan untuk mencapai visi besar ADGI.

Tiga komitmen dasar ADGI yaitu  :

  1. Bersama-sama menciptakan dunia industri desain grafis Indonesia yang sehat.
  2. Membentuk identitas vidual Indonesia yang kuat dalam negeri dan di mata Internasional.
  3. Berkewajiban untuk melindungi setiap individu yang tergabung sebagai anggotanya untuk memastikan dapat berkarya dengan profesional.

ADGI percaya bahwa desainer grafis tidak hanya mementingkan keterampilan dan estetika dalam berkarya. Dalam setiap proses penciptaan dibutuhkan berbagai tahapan yang mendalam, hal ini meliputi kekayaan intelektual desainer dan keterampilan penguasaan teknik dan material. Oleh karena itu ADGI berkewajiban untuk melindungi tiap individu yang tergabung sebagai anggotanya untuk memastikan dapat berkarya dengan profesional. Memajukan profesi desain grafis adalah sebuah keharusan. Pemahaman publik akan peran desain grafis yang semakin hari semakin baik harus didukung, agar tercapai penghargaan atas proses pemikiran karya desainer grafis. Dengan semakin majunya penghargaan masyarakat akan pentingnya peran desainer grafis maka secara langsung akan terbentuk sebuah industri desain grafis yang sehat bagi seluruh pihak.

ADGI sudah memberikan banyak kontribusi kepada dunia design grafis di Indonesia. ADGI sudah bekerja sama dengan banyak pihak, salah satunya adalah Thinking Room, Desain Grafis Indonesia (DGI), dan beberapa ilustrator Indonesia. Dalam seminar ADGI ini, Kak Diaz menjelaskan kontribusi ADGI selama ini untuk Indonesia,misalnya saat ADGI menerima client seperti Aqua. ADGI juga dapat membantu mengkurasi suatu pameran yang diadakan mahasiswa atau pun suatu company.

Setelah adanya ADGI di dalam dunia desain grafis, diharapkan mahasiswa desain grafis dapat membuat portofolio yang lebih baik dan memiliki usaha yang lebih untuk mencapainya. Dengan memiliki portofolio yang dapat menggambarkan kita sebagai seorang desainer yang baik, kita dapat menggunakan portofolio tersebut untuk melamar pekerjaan ke berbagai tempat. Dunia desain grafis di Indonesia kedepannya akan lebih menjanjikan, karena hanya Indonesia yang memiliki Badan Ekonomi untuk industri kreatif. Ini menandakan bahwa Indonesia peduli akan kemajuan dunia industri kreatif. Belum lagi ditambah dengan ratusan studio desain grafis yang tersebar luas di Indonesia. Meningkatkan rasa persatuan desainer grafis Indonesia dengan cara membangun chapter-chapter di Indonesia. Hingga kini, ADGI telah memiliki tujuh chapters di seluruh Indonesia, termasuk Jakarta, Bandung, Bali, Jogjakarta, Surabaya, Solo dan Malang. Selain daripada itu, ADGI sedang memperbanyak kerjasama dengan forum-forum desain grafis yang sudah tercetus, seperti FDGI (Forum Desainer Grafis Indonesia) dan situs DGI (Desainer Grafis Indonesia).

Jurnalis : Maura Zulfa

Editor : Angelika Samara

By |2017-03-21T11:54:53+00:00March 20th, 2017|Medium|Comments Off on ADGI untuk Indonesia

About the Author: