Menyelami Dunia Halusinasi Yayoi Kusama

///Menyelami Dunia Halusinasi Yayoi Kusama

Menyelami Dunia Halusinasi Yayoi Kusama

Yayoi Kusama ialah seorang seniman kontemporer asal Jepang, yang masih produktif berkarya di masa tuanya. Menginjak usia 88 tahun, seniman kelahiran 29 Maret 1929 ini dikenal dengan karya-karyanya yang sangat berpengaruh pada perkembangan seni di era ini. Karya-karya ikoniknya yaitu, dots, pumpkins, dan infinity rooms. Sejak umur 10 tahun, Kusama sudah memiliki kebiasaan melukis polkadot. Ia memiliki kemampuan berhalusinasi yang sangat tinggi, sehingga selalu melihat sesuatu yang ada di sekitarnya ‘berbintik-bintik’. Akibat mengidap penyakit neurosis obsesif, Kusama pun menerjemahkan halusinasinya itu menjadi karya-karyanya yang kita lihat sampai sekarang ini. Selama 37 tahun Kusama berusaha menyembuhkan penyakitnya itu dengan tinggal di sebuah rumah sakit jiwa di Tokyo, namun pada akhirnya Kusama menyesali tahun-tahun yang ia habiskan di rumah sakit jiwa itu, yang seharusnya dihabiskan untuk menciptakan lebih banyak karya seni.

YAYOI KUSAMA: Life is the Heart of a Rainbow adalah pameran perdana Kusama di seluruh bagian Asia Tenggara. Diselenggarakan oleh National Gallery Singapore yang berkolaborasi dengan Queensland Art Gallery. Pameran ini diadakan pada tanggal 7 Juni hingga 3 September 2017 yang bertempat di National Gallery, Singapore. Menampilkan lebih dari seratus karya Yayoi Kusama, Life is the Heart of a Rainbow memberi kesempatan kepada para pengunjung untuk memasuki dan menjelajahi dunia Yayoi Kusama yang sangat unik dan menakjubkan.

Bermula dengan kumpulan lukisannya pada tahun 1950-an, pameran ini juga menampilkan perkembangan karya ikonik Kusama dan eksplorasinya terhadap warna, bentuk, dan ruang. Selain itu, terdapat banyak sculpture, collage, performance, dan video yang ditampilkan pada pameran kali ini.

Pameran ini dibagi menjadi 4 ruang yaitu, gallery A yang terdapat lukisan Infinity Nets dan Infinity Mirrored Room yang dipenuhi oleh pumpkin berwarna kuning dan bermotif polkadot berwarna hitam yang sangat ikonik dari Yayoi Kusama.

Galeri selanjutnya menampilkan lukisan dan fotografi karya Yayoi Kusama. Selain itu, terdapat sebuah seni instalasi yang dikenal dengan Infinity Mirrored Room – Gleaming Lights of the Souls. Sebuah ruang kecil yang dikelilingi oleh kaca dan dipenuhi dengan lampu kecil yang menggantung. Dengan ruang kecil, Kusama berhasil menghipnotis ribuan mata pengunjungnya.

Infinity Mirrored Room – Gleaming Lights of the Souls (2008)

Source : http://artnews.me/wp-content/uploads/2013/09/Infinity-Mirrored-Room-Gleaming-Lights-of-the-Souls-3.jpg

Kusama membuat instalasi pertamanya pada tahun 1963. Instalasi ini mengundang pengunjung untuk masuk ke dalam sebuah ruang putih dengan Giant Tulips yang dimeriahkan dengan psychedelic dots. Karya ini mencerminkan halusinasi yang Ia alami pada masa mudanya.

With All My Love for the Tulips, I Pray Forever (2013-2017)

Kusama mulai melukis “My Eternal Soul” pada tahun 2009, bertekad untuk menyelesaikan seratus lukisan dengan ukuran besar, kini Kusama telah berhasil mencetak lima ratus lukisan. Lukisan Kusama dipenuhi dengan bentuk unik dan elemen dekoratif yang dikemas dalam warna-warna cerah. Terdapat 24 lukisan dari kumpulan lukisan tersebut yang ditampilkan pada pameran ini.

——

Informasi lebih lanjut: www.nationalgallery.sg

#SGlovesKusama

Life is the Heart of a Rainbow (2017)

Jurnalis : Regina Winata

Fotografi : Regina Winata

Editor : Angelika Samara

By |2017-08-01T14:14:56+00:00August 1st, 2017|Light|Comments Off on Menyelami Dunia Halusinasi Yayoi Kusama

About the Author: