Interpretasi Seniman tentang Keberadaan, di Pameran ‘ PLACE OF BELONGING ‘

///Interpretasi Seniman tentang Keberadaan, di Pameran ‘ PLACE OF BELONGING ‘

Interpretasi Seniman tentang Keberadaan, di Pameran ‘ PLACE OF BELONGING ‘

Sebagai seorang seniman tentu kita selalu merasa dikelilingi oleh beragam kreativitas dan inspirasi yang berasal dari kehidupan lingkungan sekitar kita. Dari sanalah biasanya muncul berbagai persepsi akan lingkungan sekitar, seperti pemahaman nilai sosial, atau sekedar mengagumi nilai estetikanya.

Place of Belonging, pameran  ini berlangsung pada tanggal 8 Desember 2017 – 28 Januari 2018 di Ruci ArtSpace. Place of Belonging merupakan pameran yang tidak hanya menampilkan pandangan para seniman terhadap lingkungan sekitarnya dalam nilai estetik, namun juga pemaknaan kehidupan di dalamnya, dimana semua itu mereka tunjukan melalui karya-karya.

Pada pameran ini, terdapat 3 seniman professional yang ikut serta di dalamnya yaitu, Glenda Sutardy, Abenk Alter dan Mark Schdroski. Masing – masing dari mereka menuangkan interpretasi akan kehidupan lingkungan sekitar melalui berbagai karya yang mereka buat.

Karya Glenda Sutardy misaknya, didasarkan atas kepercayaannya bahwa kesempatan yang ada di dalam dunia ini merupakan rencana universal. Karyanya sangat berfokus pada titik dan garis, dimana akumulasi setiap titik menggambarkan setiap momen yang ada, yang selalu muncul dan menghilang, semacam benang memori yang menunggu momen tertentu untuk terbangun di dalam diri kita masing-masing.

Berbeda dangan yang Abenk Alter rasakan, baginya dunia imanjinatif adalah sebuah dunia dimana realitas menjadi sesuatu yang tidak terlihat dan bentuk menjadi sesuatu yang mewakili jiwa spritiual sehingga mengubah suatu realitas dari kesadaran diri kita yang terbatas. Dari karya yang ditunjukannya, Abenk menggunakan beberapa warna spesifik yaitu kuning, merah, hijau dan biru. Warna-warna ini menunjukan manifestasi dari getaran yang ada dalam semua materi.

Sementara Mark Schdroski menggambarkan kehidupan sehari – hari dengan keabstrakan yang ia tunjukan melalui bentuk ruang dan hubungan antar warna yang dinamik dari suatu kota.

Dalam karya yang dipamerkan oleh ketiga seniman ini, ada suatu kesamaan makna didalamnya yaitu perasaan saat kita telah menemukan tempat kita masing – masing (place of belonging), sebuah ruang dimana yang tidak diketahui keberadaannya dan kemungkinannya yang diinterpretasikan melalui karya – karya yang ada dalam pameran ini.

Dengan adanya pameran ini, diharapakan agar kita dapat menemukan tempat kita dalam dunia ini melalui ruang, bentuk dan warna yang ditunjukan.

Jurnalis : Margareta
Editor : Muhammmad Ammar Farras

By |2018-01-16T14:07:23+00:00January 16th, 2018|Light, Posts|Comments Off on Interpretasi Seniman tentang Keberadaan, di Pameran ‘ PLACE OF BELONGING ‘

About the Author: