Mengintip Kisah-Kisah yang Dibalut Dalam Seni Kontemporer

///Mengintip Kisah-Kisah yang Dibalut Dalam Seni Kontemporer

Mengintip Kisah-Kisah yang Dibalut Dalam Seni Kontemporer

Indonesian Contemporary Art And Design (ICAD) merupakan pameran yang satu-satunya menampilkan kolaborasi antara industri desain, seni, teknologi, perhotelan, hiburan, fotografer, desainer grafis, videografer, dan masih banyak lagi. Pameran ini diselenggarakan oleh Indonesia Design+Art Foundation yang dibentuk oleh sekelompok desainer. Pameran telah diselenggarakan untuk yang kesembilan kalinya setelah pertama kali diadakan pada tahun 2009 hingga awal tahun 2010. ICAD merupakan pameran berskala besar yang menampilkan karya dari 39 seniman. Beberapa diantaranya adalah Joshua Simanjuntak, dengan karyanya yang bertajuk “Dipan”, Annisa Rizkiana dengan karyanya yang bertajuk “Mak Orangutan”, Fendi Siregar , Otty Widasari, dengan judul “Ones Who Looked at The Presence”, Rubi Roesli yaitu “Komposisi String”, Auguste Soesatro, dengan karyanya “Cut and Consequence”, Lala Bohang dengan karyanya “Napping Room, Io Woo, dengan karyanya “Pulang”, Tatang Ramadhan Bouqie, yaitu sebuah furniture yang berjudul “Kisah Sebutir Telur”, dan masih banyak lagi.

Pameran kontemporer bertajuk ‘Story’ atau Kisah ini diselenggarakan di Grandkemang Hotel dari tanggal 18 Oktober hingga 30 November 2018. Tema dari pameran ini sendiri merupakan bagaimana cara mereka membingkai kisah-kisah dan merekonstruksinya menjadi sebuah seni.

Karena, setiap kisah tentunya memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Mereka mengkonklusikan bahwa seni dan desain merupakan salah satu media yang dapat menjadikan kisah sebagai pengalaman yang terbuka, agar dapat dikonsumsi oleh publik. Kisah sendiri sudah menjadi salah satu materi utama bagi para desainer maupun seniman. Seperti halnya setiap orang, kita pun pasti akan senang atau tertarik untuk mendengar kisah yang direkonstruksikan menjadi seni atau karya-karya tertentu.

Pameran ini juga membingkai jalan kehidupan dan jatuh bangun karier beberapa seniman dan desainer yang penting dalam dunia seni. Dalam cerita yang panjang, terlihat keseriusan seseorang dalam menjalankan profesinya, yang akan membentuk kisah orang-orang kreatif yang dapat kita maknai dan menginspirasi insan kreatif lainnya. Kisah-kisah yang hadir pada ICAD 2018 merupakan kisah yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perkembangan kebudayaan di Indonesia. Karena itulah, disediakan juga space untuk menggantung kertas berisi penjelasan-penjelasan dan kisah dibalik karya-karya tersebut dalam bentuk kartu, yang dapat dibawa pulang oleh pengunjung. Setiap karya memiliki makna dan arti tersendiri bagi seniman tersebut, dan mereka ingin agar publik juga dapat menjadikan karya mereka sebagai pemicu bagi insan-insan lainnya untuk menghasilkan karya yang lebih kreatif lagi.

By |2018-12-05T19:55:34+00:00December 5th, 2018|Light, Posts|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.